Drone atau Pesawat Tanpa Awak

Drone atau Pesawat Tanpa Awak

Drone atau Pesawat Tanpa Awak atau Pesawat Nirawak (Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri; dan mampu membawa muatan barang. Rudal walaupun mempunyai kesamaan tetapi tetap dianggap berbeda karena rudal tidak bisa digunakan kembali dan rudal adalah senjata itu sendiri.

Dalam sebuah perancangan drone, harus didefinisikan misi penerbangan seperti apa yang akan dilakukan oleh pesawat tersebut. Karena tidak ada drone yang bisa melakukan semua misi yang ada dalam penerbangan. Apakah bertujuan pemantauan dari langit untuk melihat objek yang diam atau bergerak, di wilayah seperti hutan, pegunungan, rawa dan lain-lain. Dengan misi tersebut, maka drone harus berkecepatan rendah, sangat stabil, dapat melayang dan mudah dikendalikan. Drone harus memiliki tinggi terbang 200 m, kecepatan terbang 60 km/jam, lama terbang 60 menit, berat kurang dari 6 kg, dan mesin yang tidak terlalu besar.

Pemanfaatan Drone

Drone  atau Pesawat Tanpa Awak telah dimanfaatkan secara meluas oleh pemerintah maupun masyarakat umum, baik untuk keperluan khusus maupun untuk hiburan. Berbagai produk drone diperkenalkan melalui berbagai promosi dan event. Perusahaan tambang memakai kamera yang terpasang pada drone untuk menciptakan peta tambang tiga dimensi yang penting dalam kalkulasi volume material yang telah digarap. “Lebih cepat, lebih mudah, dan lebih efisien” daripada juru survei manusia atau pesawat berawak, menurut Thomas Lerch, pengguna drone untuk kepentingan pengukuran tambang kerikil dan tempat pembuangan sampah akhir di Swiss. Contoh lainnya adalah PowerVision PowerRay, sebuah drone bawah laut yang menggunakan umpan sonar dan LED untuk merekam dan berburu ikan.

Event Drone

Event penggunaan drone untuk hiburan antara lain The Drone Rodeo, yang bertepatan dengan CES 2017, namun berlangsung di tengah gurun Las Vegas. Disini pilot drone mendapatkan pandangan orang pertama melalui kacamata virtual reality (VR). Drone balap memiliki kamera untuk mengirim sinyal video kembali ke operator. Pembalap yang dipamerkan di Rodeo termasuk UVify Draco quad-copters, sebuah model baru yang diluncurkan di CES 2017. Mereka berukuran kecil dan gesit, dan bisa terbang dengan kecepatan antara 75 dan 100mph. Juga ada demo dari PowerUp FPV, pesawat terbang kertas dengan motor yang dikontrol via smartphone.

Untuk mengetahui info komputer lainnya, anda dapat mengklik tautan dibawah ini.
https://terabitkomputer.com/blog/

Video tentang drone dapat dilihat di Youtube.