Categories
Blog

Mengenal Bitcoin Berupa Uang Virtual atau Digital

Mengenal bitcoin berupa uang virtual atau digital. Bitcoin hadir pertama kali pada tahun 2009 oleh pemakai nama Satoshi Nakamoto dan masih eksis hingga saat ini. Memiliki nilai tukar fluktuatif dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Penggunaannya bersifat universal, bebas dari aturan bank dan negara. Penggunaannya tanpa perlu mengungkapkan identitas asli (anonim) dan tanpa perlu kontrol dari otoritas semacam bank sentral.

Bitcoin didapatkan dengan memecahkan algoritma atau komputasi. Dengan menggunakan hardware dan software khusus, bitcoin diperoleh melalui proses mining atau menambang. Agar setiap transaksi bitcoin dapat terus tercatat maka jaringan bitcoin membutuhkan komputer yang terus menyala. Karena sulit mengharapkan pemilik komputer menyalakan komputernya tanpa insentif khusus. Maka jaringan bitcoin secara otomatis akan menghasilkan 75 koin bitcoin per jam. Yang akan diperebutkan oleh setiap komputer yang tergabung dalam jaringan.

Uang digital atau cryptocurrency bitcoin menggunakan sistem blockchain dan bisa ditukarkan ke mata uang lainnya. Penukarannya melalui website Bitcoin exchange. Dibuka dengan harga US$84,1 pada 2013, nilai tukar terakhir bitcoin terhadap dolar telah menyentuh angka US$11.320.

Kelebihan penggunaan Bitcoin :

  1. Transaksi lintas wilayah dan benua tanpa terikat aturan perbankan dan negara.
  2. Biaya transaksi rendah.
  3. Relatif aman dan efisien. Konsensusnya meminimalkan risiko.
  4. Transparan karena semua informasi terkait bitcoin dapat dilihat semua pengguna.
  5. Tidak perlu memberikan identitas pribadi.

Kekurangan penggunaan Bitcoin :

  1. Penggunaannya sebagai alat pembayaran masih minim.
  2. Nilai tukarnya naik turun. Dipengaruhi jumlah bitcoin yang beredar, jumlah pengguna, dan lain lain.
  3. Software bitcoin belum final.
  4. Dapat digunakan untuk melakukan pencucian uang.
  5. Rentan hilang akibat human error.

Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia memberikan pernyataannya pada tanggal 6 Februari 2014 dengan merujuk UU No. 7 Tahun 2011. Isinya menyatakan bitcoin dan virtual currency lainnya bukan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia. BI juga mengimbau masyarakat supaya berhati-hati. Beberapa negara lainnya tidak mengakui bitcoin dan melarang penggunaannya. Singapura membolehkan penggunaan bitcoin asal pengguna membayar pajaknya.

Untuk mengetahui info komputer lainnya, anda dapat mengklik tautan dibawah ini.
https://terabitkomputer.com/blog/

Mengenal bitcoin berupa uang virtual atau digital juga dapat dilihat di Youtube.