Tren Teknologi 2019 Dan Pekerjaan Yang Ada

Tren Teknologi 2019 Dan Pekerjaan Yang Ada

Tren Teknologi 2019 Dan Pekerjaan Yang Ada. Teknologi terus berkembang dengan kecepatan yang sedemikian rupa. Menghasilkan perubahan dan kemajuan yang lebih cepat. Karier berbasis teknologi juga akan berkembang. Profesional TI mengerti bahwa perannya tidak akan tetap sama dan akan terus belajar. Anda perlu ketahui jenis pekerjaan apa yang ingin Anda lakukan untuk memenuhi kualifikasi.

Disini  tren teknologi yang perlu Anda perhatikan pada tahun 2019, dan beberapa pekerjaan yang ada oleh tren ini.

1. Kecerdasan Buatan (AI)

Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence atau AI, telah menjadi tren termasuk Machine Learning. Kecerdasan Buatan menggunakan sistem komputer untuk meniru kecerdasan manusia dan melakukan tugas-tugas seperti pengenalan gambar, ucapan atau pola dan pengambilan keputusan. Hasilnya lebih cepat dan lebih akurat daripada manusia yang melakukannya.

AI sudah ada sejak tahun 1956 dan banyak digunakan. Seperti aplikasi navigasi, layanan streaming, asisten pribadi smartphone, aplikasi berbagi pakai, dan perangkat rumah pintar. Menjadwalkan kereta, menilai risiko bisnis, memprediksi pemeliharaan, dan meningkatkan efisiensi energi.

Sebagai bagian dari otomatisasi, maka hal ini menjadi topik hangat karena kemungkinan penghilangan pekerjaan yang telah ada. Para ahli mengatakan bahwa otomatisasi akan menghapuskan 73 juta lebih pekerjaan pada tahun 2030. Namun juga menciptakan lapangan kerja baru. Pekerjaan baru akan diciptakan dalam hal pengembangan , pemrograman, pengujian, dukungan dan pemeliharaan.

2. Machine Learning

Dengan Machine Learning, komputer diprogram untuk belajar melakukan sesuatu dengan menemukan pola dan wawasan dari data. Jaringan saraf, pemrosesan bahasa manusia (NLP), dan pembelajaran yang mendalam, telah menawarkan kesempatan untuk berspesialisasi dalam bidang karir.

Pasar Machine Learning diperkirakan akan tumbuh menjadi $ 8,81 miliar pada tahun 2022. Aplikasi Machine Learning digunakan untuk analisis data, penambangan data, dan pengenalan pola. Juga meningkatkan hasil pencarian web, iklan yang sesuai dengan pengguna dan deteksi virus jaringan. Machine Learning berada di peringkat teratas LinkedIn, dengan hampir 2.000 daftar pekerjaan. Tahun 2017, gaji rata-rata untuk profesional Machine Learning adalah $ 106.225. Pekerjaan Machine Learning meliputi insinyur, pengembang, peneliti, dan ilmuwan data.

3. Otomatisasi Proses Robotik atau RPA

Otomatisasi Proses Robotik atau RPA, adalah penggunaan perangkat lunak untuk mengotomatisasi proses bisnis. Seperti memproses transaksi, memanfaatkan data, dan membalas email. RPA mengotomatiskan tugas berulang yang dilakukan manusia. Hingga 45 persen dari kegiatan yang kita lakukan dapat diotomatisasi.

Forrester Research memperkirakan otomatisasi RPA akan mengancam 230 juta lebih pekerja profesional, atau sekitar 9 persen dari tenaga kerja global. Selain menciptakan pekerjaan baru, juga mengubah pekerjaan yang ada. McKinsey menemukan bahwa kurang dari 5 persen pekerjaan dapat sepenuhnya otomatis, dan sekitar 60 persen dapat sebagian otomatis. RPA menawarkan banyak peluang karir, termasuk pengembang, manajer proyek, analis bisnis, arsitek solusi dan konsultan. SimplyHired.com mengatakan gaji rata-rata RPA adalah $ 73.861, dengan 10 persen penghasilan teratas lebih dari $ 141.000 per tahun.

4. Blockchain

Orang berpikir bahwa blockchain erat kaitannya dengan cryptocurrency seperti Bitcoin. Teknologi blockchain menawarkan keamanan yang berguna dengan cara lain. Data blockchain hanya dapat Anda tambahkan, bukan hasil copy-an ataupun  dapat diubah semaunya. Karena itu disebut istilah “rantai”, karena Anda membuat rantai data. Tidak dapat mengubah blok sebelumnya telah membuat teknologi sangat aman. Selain itu, blockchain digerakkan oleh konsensus, sehingga tidak ada satu orang pun yang dapat mengendalikan data. Jadi Anda tidak membutuhkan pihak lain untuk mengawasi atau memvalidasi transaksi.

Keamanan yang lebih tinggi ini adalah alasan teknologi blockchain digunakan untuk cryptocurrency. Dan melindungi informasi seperti data medis pribadi. Meningkatkan rantai pasokan global, serta melindungi aset seperti seni dan real estat. Menurut Techcrunch.com, pekerjaan yang terkait dengan blockchain adalah kategori pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat kedua. Dengan 14 lowongan pekerjaan untuk setiap pengembang blockchain. Pengembang mengimplementasikan arsitektur dan solusi menggunakan teknologi blockchain. Gaji tahunan rata-rata dari pengembang blockchain adalah $ 130.000.

5. Edge Computing

Edge computing dirancang untuk membantu mem-bypass latency yang disebabkan oleh cloud computing dan mendapatkan data ke pusat data untuk diproses. Edge computing dapat digunakan untuk memproses data yang sensitif terhadap waktu di lokasi terpencil. Dengan konektivitas terbatas atau tidak ada sama sekali ke lokasi terpusat. Dalam situasi tersebut, edge computing dapat bertindak seperti pusat data mini. Hal ini disebabkan penggunaan perangkat Internet of Things (IoT) semakin meningkat. Pada tahun 2022, pasar Edge computing  secara global diperkirakan akan mencapai $ 6,72 miliar.

6. Virtual Reality dan Augmented Reality

Virtual Reality (VR) membatasi pengguna di lingkungannya, sementara Augment Reality (AR) memperluas lingkungan mereka. VR telah digunakan untuk permainan dan pelatihan. VirtualShip adalah perangkat lunak simulasi yang digunakan untuk melatih kapten kapal Angkatan Laut AS, Angkatan Darat dan Penjaga Pantai. Contoh permainan AR yang popular adalah Pokemon Go.

Keduanya memiliki potensi besar dalam pelatihan, hiburan, pendidikan, pemasaran, bahkan rehabilitasi setelah cedera. Melatih dokter melakukan operasi, menawarkan pengalaman lebih dalam kepada pengunjung museum, meningkatkan taman hiburan, bahkan meningkatkan pemasaran. Menurut Monster.com, permintaan pekerjaan dengan pengetahuan VR naik 37 persen. Ada banyak pemain besar di pasar VR, seperti Google, Samsung dan Oculus, tetapi banyak juga startup yang terbentuk. Keahlian pemrograman dasar dan berpikiran maju dapat memperoleh pekerjaan.

7. Keamanan Cyber

Peretas jahat yang mencoba mengakses data secara ilegal tidak akan menyerah dalam waktu dekat. Mereka akan terus menemukan cara untuk melewati sistem keamanan terkuat. Teknologi baru sedang disesuaikan untuk meningkatkan keamanan. Diantaranya otentikasi perangkat keras, teknologi cloud, dan machine learning. Pencegahan kehilangan data dan analisis perilaku ke dalam daftar.

Jumlah pekerjaan cybersecurity tumbuh tiga kali lipat daripada pekerjaan teknologi lainnya. Banyak pekerjaan keamanan cyber memperoleh pendapatan enam digit.  Pekerjaan sebagai peretas etis, insinyur keamanan hingga Chief Security Officer.

8. Internet of Things (IoT)

Banyak perangkat cerdas yang menggunakan konektivitas WiFi, yang berarti mereka dapat terhubung ke Internet — maupun satu sama lain. IoT memungkinkan perangkat, peralatan rumah tangga, mobil dan banyak lagi untuk dihubungkan dan bertukar data melalui Internet. Jumlah perangkat IoT mencapai 8,4 miliar pada tahun 2017 dan diperkirakan akan mencapai 30 miliar perangkat pada tahun 2020.

Kita dapat membuka maupun mengunci pintu kita dari jarak jauh. Memanaskan oven kita dalam perjalanan pulang dari kantor. Mengecek kesehatan dan kebugaran kita, dan memanggil tumpangan dengan aplikasi. IoT memungkinkan keamanan, efisiensi, dan pengambilan keputusan yang lebih baik untuk bisnis saat data dikumpulkan dan dianalisis. Pemeliharaan prediktif, mempercepat perawatan medis, meningkatkan layanan pelanggan, dan menawarkan manfaat yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya. Sebuah artikel di ITProToday.com mengatakan kita akan membutuhkan 200.000 lebih banyak pekerja. Keterampilan yang dibutuhkan termasuk : keamanan IoT, pengetahuan komputasi awan, analisis data, otomasi, pemahaman sistem tertanam, pengetahuan perangkat.

Untuk mengetahui info komputer lainnya, anda dapat mengklik tautan dibawah ini.

Tren Teknologi 2019 Dan Pekerjaan Yang Ada juga dapat dilihat di Youtube.